Selasa, 14 Maret 2023

Neka Lonto Lobo Ngencung(jangan duduk di atas alat penumbuk yang disebut(Ngencung).

Dalam hal alat kerja tradisional salah satunya ialah "Ngencung". Alat tradisional ini terbuat dari bahan alam kayu. Umumnya di kampung lame desa golo lobos masyarakat memanfaatkan pohon nangka yang berukuran lumayan besar sebagai bahan dasar pembuatan "Ngencung". Pembuatannya membutuhkan waktu yang lumayan lama sekitar satu hingga dua minggu. Hal itu karena proses pembuatannya tidak mudah. 

Alat tradisional "Ngencung" khususnya di desa kami hampir setiap rumah memiliki. Keberadaan "Ngencung" ini tidak bisa dilepaskan dari kebiasaan masyarakat setempat yang menyukai kopi. Selain itu, Ngencung juga bisa digunakan oleh masyarakat setiap untuk menumbuk padi dan jagung. Sedangkan alat penumbuknya disebut alu.

Di daerah mano adalah sebuah pamali atau tabu bagi kaum permpuan yang masih gadis dan ibu-ibu hamil untuk duduk diatas ngencung, sehingga orang tua sering menasehati “neka lonto lobo ngencung”. Jika seorang anak perempuan gadis atau ibu hamil duduk diatas ngencung, maka diyakini anak yang akan dilahirkannya kelak tidak akan bisa berjalan atau mengalami keterlambatan dalam proses berjalan. Orang Manggarai menyebutnya ata peko (orang yang tidak bisa berjalan).


Umumnya dalam budaya Manggarai dikenal istilah sungke. Sungke dapat berarti suatu cara yang ditempuh atau digunakan untuk menangkal akibat dari suatu hal.






2 komentar:

Tarian Caci Budaya Masyarakat Manggarai.

Caci adalah salah satu tarian budaya Masyarakat Manggarai. Tarian Caci ini juga merupakan suatu permainan adu ketangkasan antara dua orang l...