Selasa, 11 April 2023

Acara "Teing Tinu"

Anak-anak Manggarai wajib menjalankan ritual ‘teing tinu’. Tradisi teing tinu ini merupakan salah satu kewajiban dari setiap anak di Manggarai untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada orangtuanya. Secara nyata, jasa orangtua terhadap anak tidak bisa dibalas, namun di Manggarai acara teing tinu ini dianggap sebagai simbol kemandirian anak dan ungkapan terima kasih Meraka.

Biasanya masyarakat Manggarai pada umumnya ketika melakukan acara ‘teing tinu’ hal-hal yang disiapkan atau diberikan berupa bahan yang diserahkan kepada orangtua seperti seekor babi ukuran sedang untuk disembelih, beras, minuman lokal (tuak) dan kain songke. Penyerahan bahan-bahan tersebut disertai serangkaian ucapan terima kasih yang disampaikan oleh anak sulung mewakili adik dan saudarinya.

Acara teing tinu dilaksanakan saat salah satu dari orangtua di Manggarai sudah berusia lanjut serta menderita sakit. Biasanya jika ayah atau ibu sudah ada yang sering sakit karena usia tua maka acara teing tinu harus segera dilaksanakan.

Meskipun bermakna ungkapan terima kasih anak kepada orangtua, masih ada orangtua di Manggarai yang takut jika anaknya akan melangsungkan acara tersebut karena diyakini mereka akan meninggal setelahnya. Anggapan tersebut sepenuhnya salah karena hampir semua orangtua yang sudah menerima ‘teing tinu’ malah sehat walafiat di masa tuanya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tarian Caci Budaya Masyarakat Manggarai.

Caci adalah salah satu tarian budaya Masyarakat Manggarai. Tarian Caci ini juga merupakan suatu permainan adu ketangkasan antara dua orang l...