Sabtu, 15 April 2023

Ritus" Teing Hang" Masyarakat Manggarai.






 

Ritus “Teing Hang” merupakan bentuk syukur dan doa kepada Tuhan melalui perantaraan leluhur dalam masyarakat adat Manggarai. Ritual ini biasa dilakukan menjelang tahun baru sebagai wujud syukur atas tahun yang lama dan mohon berkat atau rejeki di tahun yang baru. 

Tahap dalam acara Teing Hang akhir tahun yaitu “Teing Cepa” (memberikan kapur sirih, sirih, pinang), “teing tuak” (Memberikan Moke), “Kebut Wulu Manuk Lalong Bakok” (Mencabut bulu ayam jantan putih ), ” Mbele Manuk Bakok” ( sembelih Ayam Jantan putih), ” Toto Urat” ( melihat urat usus Ayam jantan yang sudah disembelih dan dibakar).
Teing cepa sebagai bentuk penghargaan awal menyambut kedatangan Nenek Moyang.
Dalam tradisi masyarakat Manggarai pada umumnya, kapur sirih, daun sirih dan pinang adalah makanan penyambut dikala tamu pertama kali hadir di rumah. Selanjutnya, tahap teing tuak yakni memberikan moke kepada arwah untuk menambah rasa persatuan antara nenek moyang dengan keluarga di dalam rumah. Kebut Wulu Manuk Lalong yang bermakna agar bersih dan suci dengan memiliki hati, pikiran, perkataan dan tindakan yang bersih pada tahun yang baru. Pada tahap ini masyarakat Manggarai meminta supaya hati dan pikiran diterangi pada tahun baru melalui perkataan dan tindakan sesuai dengan putih bersih ayam jantan tersebut.

Makna yang Terkandung dalam Budaya "Teing Hang" Arwah di Manggarai.

Pertama, penghormatan pada arwah. Acara ini sebagai bentuk penghormatan pada arwah. Masyarakat Manggarai sangat menghormati anggota keluarganya yang telah meninggal dunia. 
Kedua, membangun hubungan yang dekat. Mayarakat Manggarai meyakini bahwa mereka yang sudah meninggal masih memiliki hubungan yang dekat dengan masyarakat. 
Ketiga, arwah adalah pendoa. Orang Manggarai percaya bahwa para arwah adalah pendoa yang baik.  Mereka pasti selalu berdoa bagi keluarganya yang masih hidup. 
Keempat, mengikat tali persaudaran masyarakat. Melalui acara memberikan makan arwah, masyarakat yang tersebar di berbagai daerah yang sudah lama tidak bertemu, kini berkumpul jadi satu. Saling berbagi cerita tentang pahit-manisnya kehidupan di tempat di mana mereka berada.


https://youtu.be/ud-hCqf50S4







6 komentar:

  1. Ritus Teing Hang merupakan salah satu adat istiadat yang melekat erat dalam diri masyarakat Manggarai. Tulisan ini sangat membantu para anak muda zaman sekarang untuk mengenal lebih dekat lagi tentang ritus Teing Hang dalam kebiasaan orang Manggarai supaya adat ini tidak akan punah dan dilupakan oleh para anak muda zaman sekarang.

    BalasHapus
  2. Tulisan ini sangat bermanfaat bagi kami yang membaca,karena dengan membaca tulisan ini kami mengetahui tentang makna dari acara teing hang....
    Keren Akas❤️🙏

    BalasHapus

Tarian Caci Budaya Masyarakat Manggarai.

Caci adalah salah satu tarian budaya Masyarakat Manggarai. Tarian Caci ini juga merupakan suatu permainan adu ketangkasan antara dua orang l...